Dec 31, 2009

ga jadi keliling jawa

Saya lagi bokek. Bokek sebokek-bokeknya.
Pengen jual aset, ga punya. Jual diri? Bisa digantung mas roni ntar. *mas roni itu nama aliasnya mr hubby. Ceritanya, kemaren pas jalan2 ke malang dan dijamu sama jeng renotxa, saya lupa ngenalin mr hubby dengan baik dan benar. Atau saya udah ngenalin dengan benar tapi si jeng nora lagi, ehm, terpesona ngeliat rambut kerennya roid. Jadi, entah dapat ide darimana, dia pikir mr hubby punya nama mas roni.*

+Cerita jalan-jalan di malang ini bisa dibaca di blognya om ganjen-cabul.+

Setelah jalan-jalan di malang tanpa modal +karena semua ditanggung sama jeng renotxa+ saya, mas roni, roid, dan banu si putri tegal melanjutkan perjalanan ke Bali. Niatnya sih backpackeran seirit mungkin. Modal cekak pengen seneng2. Dari malang kami naek bis ekonomi. Sampe Probolinggo kami nyerah kepanasan dan meneruskan perjalanan pake bis AC. +iyaa, iyaaa, backpacker kurang tabah emaaang+.

Pelabuhan ketapang yang saya pikir bakal antriiiii banget ternyata krik krik krik sepiiiiii. Kapal ferinya aja kayak kosong. Pas naek ke kapal, kami langsung menuju tempat paling atas yang terbuka (apa ya istilahnya? geladak? balkon? +ngawur+). Si roid dan banu menelusuri tepian sambil mengelus-elus pagar pembatas, mungkin sambil berpikir untuk mempraktekkan gaya Titanic...Kadang-kadang mereka saling berbisik mesra dan tertawa kecil. Saya jadi ga enak, merasa ngerusak hanimun mereka *ditapuk*. Pas kapal berangkat, Banu dengan panik teriak, "aaah, kapalnya goyang!"

Hari pertama,  kami nyewa motor dan muter-muter didaerah Bali selatan aja. Banu yang biasanya parno UVA/UVB kali ini membiarkan kulitnya terpapar matahari secara brutal. Roid juga.Ga pake jaket. Ga pake celana panjang. Ga pake sunblock. Kalo Roid si gapapa, dia kan udah putih...Bukan berarti aku bilang kamu item ya Ban... *dilempar sandal*. Di hari pertama ini Roid melakukan hal bodoh. Si Ryan yang baru bener setelah berbulan-bulan opname, direndam berjam-jam sama dia di Dreamland. Mungkin Roid pengen buang sial, tau kan kayak Polo yang keluar dari penjara trus buang sempak di laut? Mungkin dia mengira, dengan direndam di laut, si Ryan ga bakal rewel rewel lagi...

Hari kedua dan ketiga, karena tujuan kami ke utara sampe Lovina, kami nyewa mobil lewat jeng Helen, pegawai negeri sebuah instansi yang berkantor di Denpasar. Lewat dia, sewa mobilnya murah boo. Iya, kalo dibandingin sama brosur yang bisa ditemuin dimana aja di Bali, coba ya, kami cuma harus bayar 175ribu untuk nyewa 24 jam. Kalo tarif yang di brosur brosur itu ya, bisa 400ribuan per 12 jam.

Alhamdulillah... Len, kamu penempatan Bali aja terus yaaa... +Helen melirik sengit, "terus aku harus hidup terpisah selamanya dari suami mbak? ha?? ha??? bagaimana bathinku bisa bahagia???"+

*mencoba melucu tapi ga lucu. sama sekali.*.

Hari keempat, Banu dan Roid memutuskan untuk memisahkan diri dari saya dan mas roni. Mungkin karena risih dikuntit terus sama saya dan mas Roni, mereka mencari tempat yang ga mungkin saya ikuti,Gili Trawangan. Saya ga mungkin ikut karena ketiadaan biaya *sedih*. Well, sepeninggal mereka, saya dan mas roni menghabiskan waktu bercinta dengan tenang karena ga mungkin tiba-tiba pintu diketuk atau di sms untuk minta transfer foto membaca dan leyeh-leyeh di pantai saja. Dengan bermodal 20ribu buat sewa tikar, kami bisa seharian di pantai sambil berbekal buku. Untuk itu, terima kasih kepada secondhand-book shops yang bertebaran di jalan poppies. The smell of old papers and messy book-shelves always turn me on. Really. Badly.

Kalo malam datang, kami berdua jalan-jalan di kuta square, kadang2 sampe musro yang ada cabaret show nya. Saya sebenernya pengen masuk sih, pengen tau gimana sih kabaret itu +ngikik+. Tapi mau nanya ga pede. takut biaya masuknya berapaaaa gitu. Lagian saya pengen banget Slingshot, setelah ga mungkin maen bungy karena mahal :( Jadi menghemat-hemat sampe Banu dateng buat diajakin slingshot.
Dari Kuta square itu, biasanya kami jalan ke Legian. Trus ngeliatin orang2 yang jalan-jalan atau mau dugem. Kami duduk-duduk aja di monumen Bom Paddy's Pub. Eh, merinding lo bok pas baca nama-nama korban dan ngeliat foto yang baru ditempel sama beberapa kerabat korban bulan Oktober lalu pas peringatan Bom. Biasanya kalo udah capek duduk, kami baru pulang ke hotel.

Setelah tiga hari di Gili Trawangan, Sabtu sore Banu dan Roid nyampe lagi di Kuta. Malam itu kami niat banget memaksimalkan malam terakhir di Bali. Untung ada sepupu yang ngajak ketemuan, trus kita ditraktir di PH. Sayang kita udah terlanjur makan. tapi gapapa deng, At least, kita sempat sok keren makan di PH Kuta. Trus abis ketemuan ama sepupu, kami berniat masuk Hard Rock cafe. Setelah bedandak bedunduk di pintunya, kami memutuskan ga pedhe. Dang. Abis itu saya dan Banu slingshot dan menorehkan rekor teriakan terkeras abad ini. Serius, saya dengan teriakan melengking saya dan Banu dengan teriakan ala Rihanna nya...

Mereka berdua bokek setelah diperas biaya perjalanan 11 jam ke Gili. Sampe malem itu sempat kepikiran tidur di pantai aja. Beralaskan tikar, dan meredam dingin sambil saling berpelukan. Tapi saya ga tega doong. Akhirnya kami tidur berempat di kamar saya. Tentu aja mereka nyewa ekstra bed. Pagi pagi pas bangun tidur, kayaknya mereka salah tingkah ngeliat saya dan mas roni yang tidur berpelukan begitu mesra...

hari minggu sore kami berempat meninggalkan Bali. Dengan berat hati. Beraaaat banget. Seandainya akomodasi gratis, kami mau kok tinggal disitu sampe liburan berakhir. sumpah deh *ngarep*.

Dec 12, 2009

how can you be so perfect???

I dont know how to write it down. So maybe i'll just ramble pointlessly about how I feel and perhaps the real issues will eventually come out of nowhere.

He's mr perfect. I AM the devil. I'm the manipulative bitch in this relationship.
Right now, I hate myself for being such a demanding-fussy-grumpy-bossy-useless wife.
And for god sake, how can I be mad at a person who said yes for almost anything I wanted???
This kind of thing makes you feel invalid. And just a matter of time until you feel you're not contributing in this thing called marriage.

and you start to blame yourself for everything.


I want a real fight.
I need a real fight.

I even challenge myself, soooo many times, to drive him mad. And all I can get is a hug and a smile and a comforting word like, "it's okay"...
WHY?
why he has to be so calm about anything?
Cant he see I'm crawling for his attention? for jealousy?
in which part I'm not making myself clear in doing all those silly stuffs?

Try to be me. put my shoes on.
He said ok immediately after I asked him out for a movie. Before, during and after the movie, he was acting lazy and bored and not having fun at all. I got sooooo furious because I felt like i should have known he's not into this-going-out-having-fun thingy. And then, he got so depressed for making me furious while he thought he gave me what i wanted. in the end, i felt soooo guilty for making him depressed. And I hated myself.

Hating yourself is not healthy.

and sometimes I start to think he's better off without me, that he will be so much happier with someone else.



I know he cares about me. But I'm tired being a princess.


Not that I'm being ungrateful.

I'm just tired being a devil beside a shining angel...

Dec 9, 2009

family

guys, please do visit youtube and search for yasmin ahmad's advertisement... i found it veeeeryyyy touchy....




+pengen nelpon mamah dan papah and say i love you.....+

Dec 3, 2009

You

I dont forget. Every single firsts we share.



When we first kissed,
your lips fit mine so perfectly.

You fondled me,
Proffered me the world.


We moved in a perfect harmony,

I'm shattered
Without you.